Translate

Warga Jabar Hakimi Pemerintah Soal HAM dan Korupsi

Oleh: Pelita online.com



 

 

 

selasa, 13 Desember 2011


Hari HAM


Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Jawa Barat (Al Jabar) berkumpul secara berduyun-duyun di samping GASIBU dan selanjutnya berhenti di depan Gedung Sate Bandung.



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Demonstrasi di depan Gedung Sate. (foto: karirup)

Bandung, PelitaOnline -- MASYARAKAT Jawa Barat punya cara tersendiri dalam merayakan hari HAM sedunia. Mereka menjadikan tanggal 13 Desember sebagai hari penghakiman bagi pelanggar HAM dan praktek korupsi khususnya di Jawa Barat. Berbagai perwakilan dari organisasi menyerahkan rapor merah pemerintah Jabar, menuntut untuk mengusut tuntas kasus-kasus warga, dan menyampaikan 10 maklumat warga .

"Pemerintah Jabar telah gagal untuk mensejahterahkan rakyatnya. Melalui momentum hari HAM ini, kita jadikan rakyat Jabar sebagai hakim terhadap pemerintah," ujar Koordinator Lapangan Aksi, Samuel Situmorang dari LBH Bandung, Selasa (13/12).

Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Jawa Barat (Al Jabar) berkumpul secara berduyun-duyun di samping GASIBU dan selanjutnya berhenti di depan Gedung Sate Bandung.

Menurut Kadiv Advokasi LBH Bandung, Arif Yogiawan, Al Jabar akan memastikan pemenuhan, penghormatan hak asasi manusia dengan cara melakukan pemantauan, dan berbagai desakan terhadap pemerintah Jawa Barat.

"Aljabar meminta semua kasus-kasus rakyat diselesaikan dan usut tuntas koruptor sampai keakar-akarnya," tegasnya dengan lantang.

Arif memaparkan bahwa tahun 2011 terdapat sekitar 170 pengaduan yang masuk ke LBH yang terdiri dari; kriminalisasi petani, buruh dan masyarakat korban banjir. "Bahkan salah satunya petani di ciamis disidang hanya karena mencuri sebatang kayu di hutan," jelasnya.

Dalam aksi tersebut hadir juga Acil Bimbo, sebagai wakil dari warga korban banjir. "Masyarakat Jabar sudah keuheul (marah) kepada pemerintah yang tidak pernah memenuhi hak warganya. Ternyata pemerintah lebih berpihak kepada pemilik modal dibanding ke warganya," kata musisi senior Bimbo itu dengan penuh semangat.

Al Jabar terdiri dari: Warga korban banjir Cieunteung, Pengungsi Walatra, Warga Ibun, Warga korban pembngunan apartemen dan hotel di KBU, Korban pembangunan PLTSA, Warga Rancabentang, FKWPL Bogor, GERAM, FMN, FKPA, PSDK, FDA, KPB, Baraya Bandung, FOKBER, MLPH Godong Sewu, SHI Jabar, CMC Forum, Wrga krban TPA, SBSI 92, KASBI jabar, AGRA Jabar, LBH Bndung, PERAK Indonesia, Pepeling, FK3I, FSPM, FP2KC, FPB, DPKLTS, Komunitas Kabuyutan, Daya Cipta budaya, Perkumpulan inisiatif, Inisiatif, Komunitas Taboo, ASAS UPI, UKSK UPI, BANGAR, Katurnagari, Rumah Cemara, dan WALHI Jabar.

10 Maklumat Warga Jawa Barat

Selanjutnya, massa menyerahkan rapor merah atas tindakan pelanggaran HAM dan korupsi untuk pemerintah Jabar. Mereka membacakan 10 maklumat yang berisi:

1. Menuntut aparatur negara untuk memberikan jaminan perlindungan, keselamatan, keamanan, dan kemakmuran bagi kehidupan nelayan, buruh, pemuda, guru, buruh migran, keluarga, ibu dan anak, serta kaum marginal.

2. Menuntut jaminan perlindungan hak rakyat untuk mengelola sumber-sumber kehidupan seperti; air, tanah, hutan, sandang, udara, dan energi yang berdasarkan berkeadilan.

3. Menuntut jaminan perlindungan hak rakyat atas kesehatan gratis, pendidikan murah, upah dan pekerjaan yang layak, serta perumahan yang sehat dan bersih.

4. Menghentikan segala bentuk kriminalisasi, intimidasi, diskriminasi, dan upaya represif aparatur negara terhadap rakyat dalam berbagai sektor.

5. Menuntut negara menjamin hak atas perlindungan dan penataan ruang dan lingkungan hidup yang sehat, bersih, berkeadilan, dan berkelanjutan.

6. Menuntut penyelsaian kasus pelanggaran HAM di wilayah Jawa Barat.

7. Menuntut aparatur negara mengusut tuntas, menangkap dan mengadili para pelanggar HAM seperti korupsi pejabat, pengusaha nakal, pengusaha yang memberikan upah murah dan PHK massal, perbudakan buruh, sistem out sourcing, penembakan, dan pembiaran terpenuhinya hak ekonomi sosial dan budaya masyarakat

8. Menuntut profesionalisme aparatur penegak hukum untuk menegakkan aturan, tugas dan kewenangannya dalam menyelesaikan sengketa sosisal, SDA dan perburuhan di atas pilar keadilan sosial.

9. Menuntut semua aparatur negara untuk menjamin pemenuhan hak rakyat terhadap akses informasi dan partisipasi yang akuntable dan terbuka.

10. Menuntut pemerintah untuk menghentikan segala bentuk tindakan kekerasan aparatur negara yang membungkam kebebasan rakyat untuk memilih dan dipilih, berpendapat, berserikat, berkumpul, berorganisasi dan berpendapat di muka umum.





[Ali / parid]
dilihat 42 kali.

Sumber: http://www.pelitaonline.com/read-nusantara/10919/warga-jabar-hakimi-pemerintah-soal-ham-dan-korupsi/

Posted by
Unknown

More

Aliansi rakyat Jawa Barat Mengheningkan Cipta Untuk Sondang Hutagalung

Oleh: Seruu.com



Selasa, 13 Desember 2011

Bandung, Seruu.com - Sekitar 100 orang dari Aliansi Rakyat Jawa Barat (Aljabar) mengheningkan cipta bagi Sondang Hutagalung yang tewas karena aksi bakar dirinya di depan Istana Negara, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Aksi mengheningkan cipta bagi Sondang Hutagalung ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap Sondang ," kata Juru Bicara Aliansi Rakyat Jawa Barat (Aljabar) Dadan Hamdan, di Bandung, Selasa (13/12/2011).

Mengheningkan cipta untuk Sondang Hutagalung tersebut dilakukan, sebelum massa Aljabar menggelar aksi unjuk rasa di pintu masuk Gedung Sate Jalan Diponegoro Kota Bandung.

Dalam aksinya, massa Aljabar yang mengenakan ikat kepala merah membacakan 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat yang merupakan pernyataan sikap dari Walhi Jawa Barat, warga korban banjir Cienteung Kabupaten Bandung, AGRA Jabar, LBH Bandung dan lain-lain.

Ia mengatakan, 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat tersebut ialah berisi perjuangan-perjuangan warga untuk memperoleh hak-haknya baik atas pendidikan, kesehatan hingga lingkungan.

"Berdasarkan pada fakta di atas maka kami Rakyat Jawa Barat menyatakan dan mendeklarasikan 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat," kata Dadan.

Isi dari 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat tersebut diantaranya menuntut penyelesasian kasus pelanggaran HAM seperti perdagangan manusia, sengketa tanah, pengrusakan alam dan lingkungan hidup di Jawa Barat. [ndis]

Sumber: http://www.seruu.com/kota/bandung-seruu/artikel/aliansi-rakyat-jawa-barat-mengheningkan-cipta-untuk-sondang-hutagalung

Posted by
Unknown

More

Aliansi rakyat Jawa Barat Mengheningkan Cipta Untuk Sondang Hutagalung

Selasa, 13 Desember 2011

Bandung, Seruu.com - Sekitar 100 orang dari Aliansi Rakyat Jawa Barat (Aljabar) mengheningkan cipta bagi Sondang Hutagalung yang tewas karena aksi bakar dirinya di depan Istana Negara, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Aksi mengheningkan cipta bagi Sondang Hutagalung ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap Sondang ," kata Juru Bicara Aliansi Rakyat Jawa Barat (Aljabar) Dadan Hamdan, di Bandung, Selasa (13/12/2011).

Mengheningkan cipta untuk Sondang Hutagalung tersebut dilakukan, sebelum massa Aljabar menggelar aksi unjuk rasa di pintu masuk Gedung Sate Jalan Diponegoro Kota Bandung.

Dalam aksinya, massa Aljabar yang mengenakan ikat kepala merah membacakan 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat yang merupakan pernyataan sikap dari Walhi Jawa Barat, warga korban banjir Cienteung Kabupaten Bandung, AGRA Jabar, LBH Bandung dan lain-lain.

Ia mengatakan, 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat tersebut ialah berisi perjuangan-perjuangan warga untuk memperoleh hak-haknya baik atas pendidikan, kesehatan hingga lingkungan.

"Berdasarkan pada fakta di atas maka kami Rakyat Jawa Barat menyatakan dan mendeklarasikan 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat," kata Dadan.

Isi dari 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat tersebut diantaranya menuntut penyelesasian kasus pelanggaran HAM seperti perdagangan manusia, sengketa tanah, pengrusakan alam dan lingkungan hidup di Jawa Barat. [ndis]

Sumber: http://www.seruu.com/kota/bandung-seruu/artikel/aliansi-rakyat-jawa-barat-mengheningkan-cipta-untuk-sondang-hutagalung

Posted by
Unknown

More

Aljabar Keluarkan 10 Maklumat

oleh: Galamedia



 

Rabu, 14 Desember 2011

DIPONEGORO,(GM)-
Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Jawa Barat (Aljabar) membacakan 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat pada aksi unjuk rasa di Gedung Sate, Jln. Diponegoro Bandung, Selasa (13/12). Ke-10 maklumat tersebut merupakan pernyataan sikap dari Walhi Jawa Barat, warga korban banjir Cieunteung Kab. Bandung, Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) Jabar,LBH Bandung, dan organisasi lainnya.

Maklumat Rakyat Jawa Barat tersebut di antaranya berisi perjuangan-perjuangan warga untuk memperoleh hak-haknya sebagai masyarakat atas segala bidang. Seperti mendapatkan hidup layak, pendidikan, kesehatan hingga lingkungan.

"Selain itu, maklumat tersebut juga berisi tuntutan penyelesaian sejumlah kasus. Di antaranya kasus pelanggaran HAM, perdagangan manusia, sengketa tanah, pengrusakan alam dan lingkungan hidup di Jawa Barat," ungkap juru bicara Aljabar, Dadan Hamdan kepada wartawan di sela-sela aksi, kemarin.

Massa sempat mengheningkan cipta sebagai penghormatan atas meninggalnya Sondang Hutagalung. (B.96)**

Sumber: http://www.klik-galamedia.com/indexnews.php?wartakode=20111214092419&idkolom=tatarbandung

Posted by
Unknown

More

Berita Foto

Oleh: Antara Foto



 

 



BANDUNG, 13/12 - MAKLUMAT RAKYAT JABAR. Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Jawa Barat (Aljabar) mengikuti acara "Mimbar Bebas Deklarasi 10 Maklumat Rakyat Jabar" di depan Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/12). 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat yang disampaikan berisi perjuangan-perjuangan warga untuk memperoleh hak-haknya baik atas pendidikan, kesehatan hingga lingkungan.FOTO ANTARA/Agus Bebeng/ss/pd/11

 

 

Sumber: http://www.antarafoto.com/peristiwa/v1323766201/maklumat-rakyat-jabar

Posted by
Unknown

More

Aksi Solidaritas - Aljabar Beri Dukungan Moral Untuk Sondang

Oleh: Sindo



Wednesday, 14 December 2011

BANDUNG– Sekitar 100 orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Jawa Barat (Aljabar) mengheningkan cipta bagi Sondang Hutagalung,aktivis HAM yang tewas karena aksi bakar diri di depan Istana Negara,Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Aksi ini adalah bentuk dukungan kami terhadap Sondang dan mereka yang tewas karena menjadi korban HAM,” ucap juru bicara Aljabar, Dadan Hamdan,di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Bandung, kemarin. Menurut dia, aksi bunuh diri yang dilakukan Sondang Hutagalung tidak jauh beda dengan aksi yang dilakukan Soe Hoek Gie.

Hanya saja, Soe Hoek Gie meninggalkan pesan tertulis, sehingga masyarakat bisa mengapresiasi isi fikiran dan gagasan-gagasan yang hendak disampaikan Soe Hok Gie. “Soe Hok Gie meninggalkan pesan tertulis bagi kita semua,” tegas Dadan. Usai melakukan aksi mengheningkan cipta, massa Aljabar dengan mengenakan ikat kepala merah,kemudian membacakan sepuluh Maklumat Rakyat Jawa Barat.

Maklumat ini merupakan pernyataan sikap warga korban banjir Cienteung Kabupaten Bandung, AGRA Jabar, LBH Bandung, serta kelompk lainnya. Kesepuluh maklumat itu, lanjut dia, berisi tentang perjuangan warga demi memperoleh hak-haknya baik atas pendidikan, kesehatan hingga lingkungan. Isi maklumat lainnya adalah tuntutan soal penyelesasian kasus pelanggaran HAM seperti perdagangan manusia, sengketa tanah, pengrusakan alam dan lingkungan hidup di Jawa Barat.

“Dalam praktiknya, ditemukan beberapa kasus yang melanggar HAM seperti kasus sengketa ruang di kawasan Bandung utara (KBU) antara warga Punclut dengan Ciputra, warga Ciosa dengan PT Bandung Pakar,juga soal pengrusakan hutan oleh PT CGI di kawasan hutan konversi.Juga kasus yang menimpa warga Ibun (Kabupaten Bandung) yang ditangkap dan diadili hanya garagara mengambil kayu bakar,” ungkap Dadan.

Maka,tegas dia,Aljabar menuntut aparatus negara agar menjamin perlindungan, keselamatan, keamanan,dan kemakmuran kehidupan kaum tani,buruh tani,buruh imigran,keluarga, ibu dan anak,serta sejumlah elemen masyarakat lainnya. _atep abdillah kurniawan

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/451601/

Posted by
Unknown

More

"ALJABAR" MENGHENINGKAN CIPTA UNTUK SONDANG HUTAGALUNG

Oleh: Antara Jawabarat.com



 

Selasa, 13 Des 2011 12:15:58| Politik | Dibaca 106 kali

ANTARAJAWABARAT.com, 13/12 - Sekitar 100 orang dari Aliansi Rakyat Jawa Barat (Aljabar) mengheningkan cipta bagi Sondang Hutagalung yang tewas karena aksi bakar dirinya di depan Istana Negara, Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Aksi mengheningkan cipta bagi Sondang Hutagalung ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap Sondang ," kata Juru Bicara Aliansi Rakyat Jawa Barat (Aljabar) Dadan Hamdan, di Bandung, Selasa.

Mengheningkan cipta untuk Sondang Hutagalung tersebut dilakukan, sebelum massa Aljabar menggelar aksi unjuk rasa di pintu masuk Gedung Sate Jalan Diponegoro Kota Bandung.

Dalam aksinya, massa Aljabar yang mengenakan ikat kepala merah membacakan 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat yang merupakan pernyataan sikap dari Walhi Jawa Barat, warga korban banjir Cienteung Kabupaten Bandung, AGRA Jabar, LBH Bandung dan lain-lain.

Ia mengatakan, 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat tersebut ialah berisi perjuangan-perjuangan warga untuk memperoleh hak-haknya baik atas pendidikan, kesehatan hingga lingkungan.

"Berdasarkan pada fakta di atas maka kami Rakyat Jawa Barat menyatakan dan mendeklarasikan 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat," kata Dadan.

Isi dari 10 Maklumat Rakyat Jawa Barat tersebut diantaranya menuntut penyelesasian kasus pelanggaran HAM seperti perdagangan manusia, sengketa tanah, pengrusakan alam dan lingkungan hidup di Jawa Barat.

ajat

Sumber: http://antarajawabarat.com/lihat/berita/35258/lihat/kategori/96/Hukum

Posted by
Unknown

More
Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © 2012 Berkawan untuk MelawanTemplate by : UrangkuraiPowered by Blogger.Please upgrade to a Modern Browser.