Translate

Buruh FPR Unjuk Rasa di Bunderan HI dan Istana

TUESDAY, 01 MAY 2012 08:41

 



Jakarta - Koordinator Front Pembela Rakyat (FPR), yang juga Ketua Umum Gabungan Serikat Buruh Independen, Rudi HB Daman, menyatakan, 8.000 massa FPR akan mengikuti aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan depan Istana Merdeka.

"Diperkirakan 8.000 massa yang tergabung dalam FPR akan turun mengikuti aksi yang dipusatkan di HI dan Istana," ungkapnya di Jakarta, Senin (30/4).

Menurutnya, massa FPR akan berkumpul di Bundaran HI sekitar pukul 09:00 WIB. Kemudian, akan melakukan long much menuju Istana Merdeka.

Ia mengatakan, aksi peringatan Hari Buruh Sedunia itu akan diisi dengan berbagai protes terhadap pemerintah dan pengusaha yang belum memberikan hak-hak dan mensejahterakan kepada buruh.

"Isu masih soal buruh, di antaranya; naikan upah, jaminan mendirikan serikat pekerja, pencabutan permen No 17 tahun 2005, reformasi agraria untuk mengatasi jumlah pengangguran, cabut UU No 39 tahun 2004, dan turunkan harga sembilan barang pokok," urainya.

Selain itu, FPR juga mendesak pemerintah tidak menaikan harga BBM. Pasalnya, jika pemerintah menaikan harga BBM akan menambah sulit kehidupan buruh karena 22,2 persen dari upah buruh akan habis untuk biaya transportasi.

Menurutnya, penentangan kenaikan harga BBM menjadi salah satu isu penting yang akan disuarakan massa FPR. Pasalnya, walaupun pemerintah sempat menunda kenaikan harga BBM, namun ada indikasi pemerintah akan tetap menaikannya tanpa memperhitungkan akibat kenaikan itu, yakni menambah susah kehidupan rakyat, khususnya kaum buruh yang berupah kecil. Iwan Setiawan

Sumber:

http://www.gatra.com/nusantara/jawa/11957-buruh-fpr-unjuk-rasa-di-bunderan-hi-dan-istana

Posted by
Unknown

More

Aksi MayDay di Bali

Selasa,   01  Mei  2012  13:56 WIB 

 

Aksi Unjuk Rasa memperingati  May day 2012 Bali, bersama para Buruh, Korlap an. Izan Tantoi dari mahasiswa  , Abdul Haris dari buruh berlangsung aman dan tertib yang dilakukan oleh beberapa elemen yang terdiri dari  Yayasan LBH Indonesia, Lembaga Bantuan Hukum Bali      ( LBH ) Bali, Front Nasional Perjuanagan Buruh  Indonesia ( FNPBI )  Bali, Forum Sumber Daya Manusia  ( SDM ), perhimpunan mahasiswa katholik Indonesia ( PMKRI ) Denpasar, Front Mahasiswa Nasional       ( FMN )  Bali sebanyak 50 orang  di Halaman Kantor Gubernur Bali, Senin 1/5.

Para Buruh dengan semangat berapi-api memperjuangkan nasib atas pekerjaannya meningkatkan penghasilan  untuk Penghidupan yang lebih layak, sesuai Hak Asasi Manusia, yang mewajibkan Negara untuk memenuhi kebutuhan hidup , mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup, sangat  begitu memprihatikan dengan upah yang sangat murah hanya cukup untuk makan sehari-hari , serta adanya rencana pemerintah menaikkan BBM, akan lebih menyakitkan serta sangat menindas para kaum buruh yang sudah menderita.

Tegakkan Pasal 33 UUD 1945, pemerintah dianggap oleh mereka tidak peduli akan Nasib buruh, hentikan pembodohan para buruh  dengan tuntutan yang dibacakan oleh perwakilannya sebagai berikut : Hentikan Tenaga Kerja Kontrak ( Outsourshing ), Pendidikan Gratis dan kuliah murah, Tolak RUU Perguruan Tinggi, Standarisasi Kebutuhan Hidup Layak secara Nasional, Bangun Industri Nasional dan Nasionalisasi Industri yang menguasai hajat hidup orang banyak, Pastikan perlindungan Buruh migrant dan Keluarganya, Rehalisasi Perumahan Gratis, Rehalisasi Kesehatan gratis, Tolak Union Busting dan Tolak UU APBNP 2012.
Asisten Satu I Wayan Suasta,  Bagian Pemerintahan menerima para pengunjuk rasa di halaman depan kantor Gubernur Bali  dengan sikap prihatin , serta mengajak berdialog, dengan mengatakan silahkan Komplin kepada kami, agar kami tahu seperti apa keadaan saudara , untuk kami perjuangkan ke atasan kami, tetapi bukan saya yang menentukan mengenai hal tuntutan saudara, kami sebagai penyambung informasi.

Kekuatan Pengamanan dilapangan terdiri dari 1 Kompi  Dalmas Polda Bali, 1 Peleton Sabhara Polsek Dentim,  1 Kompi  Dalmas Polresta Denpasar dan Ton Cadangan terdiri dari Intel, Lantas, Dokkes ,Provost dan Humas.

http://humas.polri.go.id/News/Pages/AKSI--MAY-DAY-2012-BALI.aspx

Posted by
Unknown

More

GSBI: Gerakan Buruh Lawan Kenaikan BBM


Written by Muhammad Jokay Tuesday, 01 May 2012

KEDAIBERITA.COM – JAKARTA – Dalam rangka memperingati hari buruh sedunia yang jatuh pada hari Selasa 1 Mei 2012, Gabungan Serikat Buruh Independen (GSBI) akan melakukan aksi Protes Nasional. Aksi protes nasional ini akan mengambil titik kumpul di Bundaran hotel Indonesia (HI) Jakarta dan massa akan melakukan rally menuju Istana Negara.

Menurut Rudy HB Daman Ketua umum GSBI, pihaknya akan menurunkan anggotanya sekira 5000 buruh berbagai wilayah seperti Tangerang, Jakarta, Bekasi dan Bogor maupun Depok yang juga akan bersama dengan ribuan buruh lainnya.

Dalam aksi protes Nasional ini GSBI bersama dengan Front Perjuangan Rakyat (FPR) tidak hanya akan melakukan aksi di Jakarta tetapi dibebarapa wilayah seperti, di wilayah Lampung, Palembang, Medan, Karawang, Jawa Tengah, Surabaya, Malang, Jombang hingga Malang Jawa Timur.

Dalam keterangannya Rudy HB Daman menyampaikan, bahwa aksi unjuk rasa buruh GSBI menuntut agar pemerintah rejim SBY-Boediono membatalkan rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan bukan hanya menunda sebagaimana keputusan rapat paripurna DPR RI tanggal 30 April 2012 lalu.

“Apalagi kalau kita melihat bahwa kenaikan upah buruh di di Indonesia pada  tahun 2012 yang mulai berlaku pada bulan Januari 2012 lalu hanya rata-rata kurang dari 12 % tentu sangat tidak sebanding dengan kenaikan harga dari dampak penaikan BBM,” kata Rudy dalam keterangan persnya, Selasa (01/04/12).

Rudy mengatakan, aksi May Day GSBI kali ini bertema Gerakan Buruh Melawan Rencana Penaikan BBM, dengan tuntutan Naikan upah buruh dan lakukan reforma agraria sejati untuk kaum tani.

“Tolak kenaikan harga BBM dan TDL, turunkan harga kebutuhan bahan pokok rakyat, tolak dominasi kapitalis monopoli internasional atas penguasaan minyak dan gas, tambang dan mineral, serta kekayaan alam lainnya milik rakyat Indonesia, naikkan upah dan jalankan reforma agraria sejati, hapuskan sistem kerja kontrak dan out sourcing, berikan jaminan dan perlindungan kebebasan berserikat bagi buruh dan Jadikan 1 Mei sebagai hari buruh dan libur nasional,” papar Rudi.

Rudy juga menyayangkan, banyaknya pihak yang mempersulit dan kepada klas buruh Indonesia yang akan melakukan peringatan hari buruh sedunia terutama para pengusaha dimana banyak buruh yang akan melakukan peringatan banyak mendapat hambatan.

“Seharusnya Pemerintah maupun pengusaha memberikan penghormatan kepada klas buruh Indonesia untuk memperingati hari buruh sedunia yang jatuh pada hari selasa 1 Mei 2012 tahun ini,” tandasnya.

http://www.kedaiberita.com/index.php/Nasional/gsbi-gerakan-buruh-lawan-kenaikan-bbm.html

Posted by
Unknown

More

FPR Minta Pemerintah Naikan Upah Buruh dan Tak Menaikkan Harga BBM

Selasa, 01 Mei 2012 | 13:46 WIB

Skalanews - Setidaknya 8000 buruh yang tergabung dalam Front Pembela Rakyat (FPR) hari ini menggeruduk bundaran HI untuk selanjutnya menuju istana negara untuk menggelar aksi hari buruh sedunia.

 

"Sekitinya kami perkirakan ada sekitar 8.000 massa yang tergabung dalam FPR akan turun mengikuti aksi yang dipusatkan di HI dan Istana," ungkap kordinator FPR, Rudi HB Daman, kepada wartawan, Selasa (1/5).

 

Dalam aksinya kali ini, FPR meminta agar pemerintah menaikkan upah buruh dan tidak menaikkan harga BBM.

 

"Isu yang kami lontarkan masalah buruh, di antaranya; naikan upah, jaminan mendirikan serikat pekerja, pencabutan permen No 17 tahun 2005, reformasi agraria untuk mengatasi jumlah pengangguran, cabut UU No 39 tahun 2004, dan turunkan harga sembilan barang pokok,"paparnya.

 

Dilanjutkan Rudi, apabila pemerintah menaikkan harga BBM maka akan tambah mempersulit kehidupan para buruh. "Karena 22,2 persen dari upah buruh akan habis untuk biaya transportasi," sambungnya. [Frida Astuti/Pay]

Sumber:



http://skalanews.com/baca/news/2/34/110810/megapolitan/fpr-minta-pemerintah-naikan-upah-buruh-dan-tak-menaikkan-harga-bbm.html

Posted by
Unknown

More

Revisi UU Ketenagakerjaan Sudah Mendesak



Ratusan buruh yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) tidur di tengah Jl Raya Wahid Hasyim saat mengelar aksi unjuk rasa peringatan hari buruh Internasional (May Day) di depan gedung DPRD Jombang, Jawa Timur. (sumber: Antarafoto)


Selasa, 01 Mei 2012 | 17:32

“Boleh dibilang, outsourching itu merupakan sistem perbudakan modern."

Pemerintah didesak sudah saatnya untuk merevisi Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Alasannya, pengaturan kebutuhan hidup layak (KHL) yang  tercermin dalam pasal-pasal yang terdapat dalam UU Ketenagakerjaan belum berpihak pada kesejahteraan buruh. Terutama mengenai pengaturan pekerja alihdaya (outsourching) seperti diatur Pasal 59 dan Pasal 66  Ayat 2a.

"Pasal-pasal tersebut mengebiri hak-hak pekerja. Seharusnya dihapus atau  direvisi dari UU," kata Guru Besar Hukum Perburuhan Universitas  Indonesia (UI) Aloysius Uwiyono, dalam seminar memperingati Hari Buruh  Internasional (May Day) di Jakarta, hari ini.

Aloysius mengemukakan masalah KHL merupakan satu hal serius yang perlu  terus diperhatikan dan diperjuangkan. Hal itu hanya dapat dipecahkan  dengan  revisi UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Menurutnya, outsourching pekerja itulah yang tidak elok, tetapi terus dilaksanakan. “Boleh dibilang, outsourching itu merupakan sistem perbudakan modern, di mana perusahaan jasa tenaga kerja mengendalikan pekerja untuk  perusahaan pemakai (user)," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal FSP RTMM Sudarto mengatakan persoalan KHL sangat  menentukan nasib hidup para buruh. Oleh sebab itu, persoalan ini harus mendapatkan perhatian serius dari seluruh stakeholder terkait.

“Persoalan KHL ini perlu terus diperjuangkan demi kesejahteraan para buruh dan keluarganya ke depan,” ujar Sudarto, dalam kesempatan yang sama.

Penulis: SP/ Robertus Wardi/ Wisnu Cipto

sumber:



http://www.beritasatu.com/hukum/45628-revisi-uu-ketenagakerjaan-sudah-mendesak.html

Posted by
Unknown

More

Buruh Indonesia juga Gelar Aksi May Day di Hongkong



Tribunnews.com - Selasa, 1 Mei 2012 18:58 WIB

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Salah satu kelompok massa yang ikut turun dalam aksi hari buruh hari ini adalah Front perjuangan rakyat.

Menurut Koordinator Front Perjuangan Rakyat dan Ketua Gabungan Serikat Buruh Independen, Rudi HB. Daman, Front Perjuangan rakyat terdiri dari berbagai elemen.

"Ada organisasi buruh , petani pemuda, perempuan, kaum miskin kota, buruh migran, dan ada juga dari individu," terang Rudi pada Tribun, Selasa (01/05/2012).

Rudi juga menjelaskan hari ini FPR selain menggelar aksi di Jakarta, juga menggelar aksi di 24 kota di Jakarta, dan 1 aksi di KJRI Hongkong.

"Untuk aksi di Jakarta ada sekitar 5000 orang dari FPR, yang berasal dari Jabodetabek," tutur Rudi.

http://www.tribunnews.com/2012/05/01/buruh-indonesia-juga-gelar-aksi-may-day-di-hongkong

Posted by
Unknown

More

May Day, Anak Skinhead Ikut Demo di Gedung Sate

power on mayday

Oleh: Putra Prima
Selasa, 1 Mei 2012, 15:17 WIB
INILAH.COM, Bandung - Aksi demonstrasi ternyata bukan saja diikuti oleh para kaum buruh tapi juga dari para kaum Skinhead dari kelompok yang menamakan diri SOS Strugle Of Skinhead Bandung.

"Kita ambil bagian pada hari buruh ini karena Skinhead bagian dari buruh. Lahirnya Skinhead juga berasal dari buruh atau working class," kata Canex Skin, salah satu Skinhead usai aksi di depan Gedung Sate Bandung, Selasa (1/5/2012).

Dari pantauan INILAH.COM, para kaum Skinhead tersebut berorasi dengan cara berpuisi dengan judul Cerita Duka dari Kaum Buruh. Mereka membacakan puisi sambil diiringi alat seadanya seperti gitar dan juga drum sederhana.

Sebagai penutup, kaum yang identik dengan kepala plontos itu bersama sama menyanyikan lagu dari Steven and Coconut Treez yang berjudul Bebas Merdeka.

Saat ini massa unjuk rasa terlihat sudah membubarkan diri dari depan Gedung Sate. Mereka pergi meninggalkan Gedung Sate dengan teratur dengan kawalan dari kepolisian.[jul]

Sumber:



http://m.inilah.com/read/detail/1856631/may-day-anak-skinhead-ikut-demo-di-gedung-sate

Posted by
Unknown

More
Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © 2012 Berkawan untuk MelawanTemplate by : UrangkuraiPowered by Blogger.Please upgrade to a Modern Browser.